Dikabarkan Sebut Penangkapan Teroris Pengalihan Isu, Eko Patrio Diperiksa Polisi

Situs Portal Berita Online BandarQQ.rocks
bandarq

Sebut Penangkapan Teroris di Bintara Bekasi Pengalihan Dikabarkan Sebut Penangkapan Teroris Pengalihan Isu, Eko Patrio Diperiksa Polisi

Anggota dewan perwakilan rakyat RI Fraksi PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, diperiksa Bareskrim Polri, Jumat (16/12/2016), alasannya dikabarkan menyebut penangkapan teroris di Bintara Bekasi merupakan pengalihan kasus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Menurut Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Agus Andrianto, Eko Patrio diundang untuk mengklarifikasi atas laporan dugaan tindak pidana Kejahatan terhadap Penguasa Umum dan atau UU ITE.

Undangan terhadap Eko Patrio dilayangkan Kamis 15 Desember 2016.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LPI1233/Xll/2016/Bareskrim, tanggal 14 Desember 2016, Eko dilaporkan seseorang berjulukan Sofyan Armawan wacana dugaan tindak pidana Kejahatan terhadap Penguasa Umum dan atau UU ITE, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207 kitab undang-undang hukum pidana dan atau UU No. 19 tahun 2016 perubahan dari UU No. 11 Tahun 2008 Tentang ITE, atas nama Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polisi Republik Indonesia Komisaris Besar Rikwanto membenarkan adanya laporan tersebut.

Eko dikabarkan sejumlah media online mengunggah goresan pena di akun Twitter miliknya yang menyatakan kasus bom panci di Bekasi hanya pengalihan isu dari kasus Ahok.

Usai memenuhi seruan Bareskrim Polri, Eko bersama tim kuasa hukumnya memperlihatkan klarifikasi. Ia mengaku malam hari ada informasi online yang menciptakan informasi wacana status yang disbeutkan diunggahnya di Twitter.

Padahal, Eko menegaskan, dirinya ketika ini hanya punya akun Instagram, tidak punya akun Twitter ataupun Facebook.

Eko menyampaikan dirinya merasa difitnah. “Akhirnya yang dirugikan bukan saya, tapi juga kepolisian dan teman-teman lain tersakiti. Ini bab fitnah dan zalim,” ucap Eko Patrio dikutip liputan6.com.

Akibat sikap yang dianggap fitnah itu, Eko Patrio merasa perlu melaksanakan pelaporan pada pihak berwajib. 

“Kami tiba ke mari untuk menciptakan laporan. Nantinya ditelusuri mana yang mengarang bebas. Dan saya yakin polisi akan menangani dengan baik,” imbuhnya.
Eko belum mengisi berkas pelaporan dan memberi kesempatan pada ketujuh media online yang diduga memuat informasi yang merugikannya untuk melaksanakan klarifikasi. Eko menyatakan dirinya tidak diwawancara oleh media-media tersebut.

“Saya perlu mengklarifikasi dan menciptakan laporan untuk menelusuri pihak mana yang mengarang bebas dan kami berikan jangka waktu 1×24 jam kepada tujuh media online untuk penjelasan dengan pemberitaannya,” ucap Eko.

Eko mengaku tidak pernah diwawancara secara eksklusif atau secara khusus, baik itu melalui telepon maupun wawancara tatap muka. “Jadi tidak pernah ada topik sebagaimana yang ada di media online tersebut,” kata Eko.

“Jujur saja, saya nggak niat melaporkan. Karena saya tiba dari media juga. Tapi ini sudah meresahkan dan mencoreng kepolisian,” ujarnya. (liputan6/merdeka/sindonews).*

Bareskrim Polri Telusuri 7 Media Online Yang Dilaporkan Eko Patrio

Portal Berita Online BandarQQ.rocks
judi ceme terpercaya

 Media Online yang Dilaporkan Eko Patrio Bareskrim Polisi Republik Indonesia Telusuri 7 Media Online yang Dilaporkan Eko Patrio

Nama-nama media online yang dilaporkan Eko masih belum diungkapkan polisi.

Bareskrim Polisi Republik Indonesia menelusuri 7 media online yang dilaporkan Anggota dewan perwakilan rakyat RI dari Fraksi PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio. Ketujuh media online tersebut menciptakan isu yang menyebutkan Eko menyampaikan penangkapan teroris di Bekasi yaitu pengalihan isu masalah Ahok.

Eko dilaporkan seseorang ke polisi, kemudian tiba menawarkan penjelasan sekaligus melaporkan ketujuh media online yang disebutnya telah menulis isu palsu dan memfintah dirinya.

Dilansir Republika Online, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Agus Andrianto mengungkapkan, Bareskrim akan eksklusif menelusuri pihak yang menggugah pemberitaan imajiner soal pengalihan isu bom Bekasi. 

Hal ini untuk menindaklanjuti laporan Eko Patrio usai memberi klarifkasi di Gedung Bareskrim Polri, Jumat (16/12/2016).

Dalam keterangannya, Eko membantah pernah diwawancarai tujuh media yang mencatut namanya dan menuliskan bom Bekasi sebagai upaya pengalihan isu. Ia pun menawarkan waktu selama 1×24 jam kepada tujuh media online tersebut untuk mengklarifikasi pemberitaannya. Jika tidak, maka Eko meminta pihak kepolisan menindaklanjuti laporan tersebut.

Bareskim tidak menyebutkan nama-nama media online yang dilaporkan Eko. 

“Nanti sesudah ia memberikan gugatan akan kita dalami. Kita telusuri siapa pihak yang menciptakan galau masyarakat ini. Karenanya, kita tunggu 1×24 jam dari yang ia sampaikan,” kata Agus.

Eko juga menawarkan kesempatan kepada 7 media online itu untuk mengklarifikasi bahwa isu itu yaitu karangan.

Dari penelusuran DetikStyle, salah satu media online yang dilaporkan Eko itu yaitu Suara Nasional yang ketika posting ini dibentuk tidak dapat diakses (Error 500). Cache Google-nya sebagai berikut: 

Ini yaitu cache Google’ untuk http://suaranasional.com/. Gambar ini yaitu jepretan laman menyerupai yang ditampilkan pada tanggal 16 Des 2016 05:40:06 GMT.
http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:gLXW5xMNS8MJ:suaranasional.com/+&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id .

Suara Nasional menciptakan beritanya dengan judul “Muncul Isu Teror Bom ke Istana, Upaya Pengalihan Isu Kasus Ahok dan Menakuti Umat Islam” yang kemudian dimuat ulang sejumlah situs lain, menyerupai healmagz.com, depokpedia.com, dan selatpanjangpos.com.

Healmagz sudah menghapus isu repost tersebut. Berita repos yang dimuat Depok Pedia dan Selatpanjang Pos masih dapat diakses.

 Media Online yang Dilaporkan Eko Patrio Bareskrim Polisi Republik Indonesia Telusuri 7 Media Online yang Dilaporkan Eko Patrio
Ini kutipan isu selengkapnya, sebagaimana direpos Depokpedia dan Selatpanjangpos dari Suara Nasional:

Munculnya bom yang akan diarahkan ke Istana bab dari pengalihan isu masalah penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“kalau dilihat tumpuan kemunculan bom dan diarahkan ke Istana sangat diduga bab pengalihan isu masalah Ahok. Sebelum ada agresi super hening 212 ada upaya untuk menggagalkan dengan bencana bom samarinda, isu makar dan sebagainya,” kata Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, Senin (12/12).

Kata Eko, patut dicurigai Densus 88 yang menemukan surat dari ‘pengantin perempuan’ untuk meledakkan Istana dengan memakai bom ‘rice cooker’. “Ini yang menciptakan surat ini harus dibongkar juga, apa atas inisiatif perempuan, atau hanya suruhan, ini yang patut dicurigai,” ungkap Eko.

Menurut Eko, banyak sekali bencana mulai dari bom gereja Samarinda hingga planning pengeboman di Istana tidak dapat dilepaskan untuk menggiring opini biar umat Islam tidak terlalu menekan ke pemerintah dalam masalah Ahok.

“Selama ini ada opini bahwa Jokowi seakan-akan melindungi Ahok dan dengan adanya bom Istana maka seakan-akan yang meminta keadilan masalah Ahok ingin mengebom Istana alasannya yaitu Presiden Jokowi dianggap melindungi Ahok,” papar Eko.

Eko meminta Umat Islam untuk meragukan operasi intelijen jahat untuk mendiskreditkan kelompok anti Ahok. “Kelompok antiahok sudah ada yang terkena masalah makar dan tak usang lagi ada masalah terorisme. Ini yang harus diwaspadai umat Islam,” pungkas Eko.

Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap tiga terduga teroris, Sabtu (10/12).
Berdasarkan investigasi sementara, tiga teroris ini merencanakan meledakkan bom di Istana Negara, Jakarta Pusat.

“Rencananya bom tersebut akan diledakkan di Istana Negara pada ketika serah terima jaga Paspampres‎,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komber Raden Prabowo Argo Suyono ketika dikonfirmasi. (suaranasional).

Itulah isu yang diklarifikasi Eko sebagai “karangan bebas” yang memfitnah dan menzhalimi dirinya alasannya yaitu ia merasa tidak diwawancara oleh media tersebut.

Mengetahui dilaporkan Eko dan akan diselidiki polisi, blog atau media-media online tersebut sudah tidak dapat diakses. Nama-nama media online-nya belum terlacak dan masih belum diungkapkan Bareskrim Polri.*

Kasus Eko Patrio: Giliran Komisi Iii Dpr Yang Panggil Kapolri

Selamat Datang Di Portal Berita Online – BandarQQ.rocks
ceme online terbaik

 Giliran Komisi III dewan perwakilan rakyat yang Panggil Kapolri Kasus Eko Patrio: Giliran Komisi III dewan perwakilan rakyat yang Panggil Kapolri

PEMANGGILAN Anggota dewan perwakilan rakyat Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio oleh Bareskrim Mabes Polisi Republik Indonesia terkait isu terorisme dan kasus Ahok dinilai melanggar konstitusi dan perundang-undangan.

Karenanya, Komisi III dewan perwakilan rakyat akan memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian sehabis masa reses 10 Januari 2017.
Keputusan komisi bidang aturan dewan perwakilan rakyat itu diambil dalam rapat internal Jumat (16/12/2016). “Kami sudah putuskan akan panggil kepala kepolisian republik indonesia pada rapat kerja pertama usai reses,” tegas juru bicara Komisi III dewan perwakilan rakyat Muhammad Syafii dalam konferensi pers.
Dalam kesempatan itu hadir juga Masinton Pasaribu (Fraksi PDIP), Arsul Sani (Fraksi PPP), dan Dossy Iskandar (Fraksi Hanura).
Kasus Eko Patrio bermula dari pemberitaan sejumlah media online yang menyebutkan Eko Patrio menilai penangkapan teroris di Bekasi merupakan pengalihan isu Ahok. Eko lalu memenuhi panggilan Polisi Republik Indonesia untuk klarifikasi, sekaligus melaporkan 7 media online yang dinilai telah mencemarkan nama baiknya.

Dilansir JPNN, selain dilema Eko, Komisi III dewan perwakilan rakyat juga merasa direndahkan oleh pernyataan Kapolda Metro Jaya M Iriawan, yang dimuat Majalah Tempo 12 Desember 2016 soal pengamanan kompleks dewan legislatif ketika agresi demo 4 November dan 2 Desember.

Syafi’i menjelaskan, pada dasarnya kapolda menyebut anggota dewan perwakilan rakyat pada 2 Desember dilarang masuk dewan perwakilan rakyat walau atas perintah ketua dewan perwakilan rakyat atau ketua MPR.

Dalam perilaku resminya, Komisi III dewan perwakilan rakyat mendesak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan meminta maaf kepada dewan perwakilan rakyat RI alasannya yakni pernyataannya dianggap merendahkan institusi dewan perwakilan rakyat sebagai forum negara.*

Presiden Joko Widodo Izinkan Pendirian Ormas Asing

Web Portal Berita Online
bandar ceme terpercaya

Presiden Jokowi Izinkan Pendirian Ormas Asing Presiden Jokowi Izinkan Pendirian Ormas Asing

Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59 Tahun 2016 yang mengizinkan warga negara ajaib (WNA) mendirikan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Indonesia. 

PP 59/2016 yang diteken 2 Desember 2016 itu menyebutkan, ormas yang didirikan oleh warga ajaib perlu menghormati kedaulatan NKRI, memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara, serta tetap menghormati nilai sosial budaya masyarakat, patuh dan tunduk pada aturan yang berlaku di Indonesia.
Dirilis situs resmi Sekretariat Kabinet, Sabtu, (16/12/2016), dalam PP itu disebutkan, ormas yang didirikan oleh warga negara ajaib sanggup melaksanakan acara di wilayah Indonesia. 
Ormas yang didirikn warga ajaib itu sanggup berupa tubuh aturan yayasan ajaib atau sebutan lain, tubuh aturan yayasan yang didirikan oleh warga negara ajaib atau warga negara ajaib bersama warga negara Indonesia, atau tubuh aturan yayasan yang didirikan oleh tubuh aturan asing.

Menurut PP ini, Ormas tubuh aturan yayasan ajaib atau sebutan lain wajib mempunyai izin Pemerintah Pusat. Izin sebagaimana dimaksud berupa izin prinsip dan izin operasional.

Untuk memperoleh izin operasional, berdasarkan PP ini, Ormas tubuh aturan yayasan ajaib atau sebutan lain harus mempunyai perjanjian tertulis dengan kementerian/lembaga pemerintah nonkementerian sesuai dengan bidang kegiatannya dan rencana kerja tahunan dengan Pemda setempat.

Diizinkannya warga ajaib mendirikan ormas menuai kontroversi. Dilansir Intelijen, pengamat politik Muslim Arbi mengingatkan, dengan meneken PP 59/2016 itu sama saja Jokowi telah membiarkan penjajahan di Indonesia.

“Ormas ajaib sanggup kamulfase melaksanakan acara intelijen dengan nama ormas, ini sangat berbahaya bagi NKRI,” katanya.

Muslim menegaskan, ormas di Indonesia saja sanggup disusupi kepetangan ajaib apalagi adanya ormas asing. “Kalau ormas ajaib di Indonesia bebas didirikan, kepetangan ajaib makin leluasa melaksanakan mata-mata di Indonesia,” papar Muslim.

Tak hanya itu, kata Muslim, keberadaan ormas ajaib di Indonesia sanggup memunculkan konflik baru. “Saya khawatir muncul kesenjangan ormas ajaib dengan milik orang Indonesia,” terperinci Muslim.

Hal senada dikemukakan Anggota Komisi I dewan perwakilan rakyat Ahmad Muzani yang mendesak pemerintah untuk mencabut PP 59/2016 tersebut.

Desakan tersebut disampaikan Ahmad Muzani, menanggapi ramai pergunjingan di media umum terkait pendirian Ormas oleh WNA. Salah satu Ormas yang sekarang ramai diperbincangkan oleh netizen dan menjadi viral di sosial media yaitu Forum Bhayangkara Indonesia (FBI) yang anggotanya warga China.

Ahmad Muzani meminta biar pemerintah tidak sembarang untuk memperlihatkan izin. Mengingat tugas ormas ataupun LSM sanggup menjadi alat intelejen dalam memata-matai negeri ini.

“Ruang gerak ajaib harus dibatasi. Tidak boleh sembarang izin. Terutama untuk perizinan ormas gres di bidang yang sudah banyak diisi oleh WNI,” tegas Muzani dikutip Riau Mandiri.

Ia menilai, tidak perlu ada ormas ajaib di Indonesia. “Kalau perlu dibatalkan saja. Karena memang berdasarkan ekonomis saya tidak perlu ada Ormas asing,” tegasnya.*

Polri: Media Online Tak Terperinci Nodai Jurnalisme

Portal Berita Online
situs bandarq

 Media Online Tak Jelas Nodai Jurnalisme Polri: Media Online Tak Jelas Nodai Jurnalisme
MEDIA Online yang tidak terang atau tidak terdaftar menodai jurnalisme. Demikian dikemukakan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Komisaris Besar Rikwanto.

Hal itu dikemukakan Rikwanto terkait kasus media online yang dinilai memfitnah Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, dengan memberitakan seakan-akan Eko menyatakan penangkapan terduga teroris di Bekasi merupakan pengalihan isu Ahok.

Rikwanto menjelaskan, pihaknya akan terus menelusuri media tersebut, pasalnya mereka tidak terdaftar dalam situs media resmi.

“Media online yang seolah resmi tapi tidak terang sebab tidak terdaftar ini akan nodai jurnalisme dan jadi preseden yang buruk,” tegasnya, Minggu (18/12/2016), dikutip Tribunnews.
Hingga dikala ini, Polisi Republik Indonesia mengaku belum mengetahui siapa yang menulis dan bertanggung jawab atas media tersebut.

“Makanya nanti kita tanyakan maksud tujuannya bagaimana seolah portal resmi yang sanggup menyihir masyarakat dengan beritanya,” katanya.

Salah satu media online yang dilaporkan Eko Patrio kepada polisi ialah Satelitnews.com. Situs informasi berplatform blogger sudah menghapus informasi yang diadukan Eko. 

Bahkan, pengelola blog tersebut menampilkan permohonan maaf dalam halaman muka situsnya, sekaligus menyebutkan dua blog lain yang menjadi sumbe beritanya:

“Permohonan Maaf Dari Satelitnews.com

Kami mohon maaf, artikel “Eko Patrio Teror Bom Istana Adalah Upaya Pengalihan Isu Kasus Ahok” ini sudah dihapus biar tidak ada lagi menimbulkan kesalah pahaman.

Sekali lagi kami mohon maaf, tidak ada niatan sama sekali dari kami untuk mencemarkan nama baik orang lain.

Tidak ada maksud lain. Ini semua hanya kekhilafan kami belaka yang tidak melaksanakan pengecekan lebih lanjut terhadap kebenaran informasi yang kami temukan sebelumnya, dan kami pribadi saja me-copy-paste-nya tanpa ada tabayyun apakah informasi tersebut benar atau tidak.”

Di bawah permohonan maaf tersebut terdapat screenshoot beberapa situs yang menjadi contoh Satelitnews.com.

“Kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Semoga persoalan ini sanggup segera diselesaikan dengan tenang, tentram, dan adil.

Pernyataan ini dibentuk sebenar-benarnya dari hati yang tulus, tanpa unsur pemaksaan dari pihak lain.

Terima kasih. Wassalam.

Jakarta, 16 Desember 2016

Panglima Tni: Militer Abnormal Sudah Kepung Indonesia

Web Portal Berita Online BandarQQ.rocks
bandarq terbaik

 Posisi Indonesia ketika ini dalam kondisi perspektif bahaya Panglima TNI: Militer Asing Sudah Kepung Indonesia

Posisi Indonesia ketika ini dalam kondisi perspektif ancaman. Dalam perspektif itu, Indonesia diposisikan dalam kepungan negara barat menyerupai Amerika Serikat dan negara-negara tetangga sendiri.

Demikian dikemukakan Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo dalam program Indonesianisme Summit di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (10/12/2016) dikutip Viva.

Menurutnya, posisi yang perlu diwaspadai ialah keberadaan Masela di Maluku Tenggara. Posisi Masela diketahui tidak jauh dari Timor Leste dan mengarah ke Darwin, Australia.

“Dekat Darwin ada 1.500 marinir Amerika di sana. Akan ditingkatkan menjadi 2.500, tentunya kita bertanya, kenapa ke situ, emangnya pesiar,” kata Gatot.

Di sisi lain, lanjutnya, Australia sedang membangun pangkalan pendaratan di sekitar wilayah yang sama.

Gatot mengaku sehabis menerima isu itu, dirinya eksklusif mengecek ke lapangan. Gatot bertolak ke Darwin dan mencoba melihat ke akrab lokasi memakai boat sewaan.

“Ke sana saya akal-akalan kunjungan ke Darwin, satu setengah jam saya menyewa boat pariwisata. Saya melihat dua sudah jadi. Padahal Australia ialah negara kontinental, untuk apa marinir,” ujarnya.

Ia mengingatkan lagi mengenai lepasnya Timor Timur yang sekarang menjadi Timor Leste.

“Kita tidak tahu bahwa bahwasanya yang diperebutkan di Timor Leste ialah Greater Sunrise, di Laut Timor yang kaya akan energi itulah yang diperebutkan,” kata Gatot.

Panglima Tentara Nasional Indonesia mengingatkan biar jangan hingga Masela ini lepas menyerupai kasus Timor Leste. “Blok Masela pun jikalau tidak waspada menyerupai ini,” tuturnya.

Ancaman lain ialah konflik Laut China Selatan (LCS). Ia mencontohkan, tiga kapal nelayan China yang ditangkap Armabar Tentara Nasional Indonesia AL, semuanya dikawal kapal coast guard negara itu.

“Berarti Tiongkok mengakui itu ialah pantainya, maka nelayan dikawal oleh penjaga pantai,” katanya.

Gatot menyayangkan ngototnya China dan Presiden Xin Jinping untuk menolak keputusan arbitrase yang memenangkan somasi Filipina atas bab di LCS tersebut.

Panglima Tentara Nasional Indonesia juga menyoroti adanya latihan militer bersama negara-negera persemakmuran Inggris beberapa waktu lalu, yakni Australia, Selandia Baru, Malaysia, dan Singapura.

“Kita pernah punya persoalan sama mereka semuanya. Kemarin mereka sudah menjadi pakta pertahanan dengan mengadakan latihan bersama, melibatkan tiga ribu personel, 71 pesawat, 11 kapal,” ujarnya.

“Jadi, wilayah Indonesia sudah dikepung oleh orang atau negara-negara yang punya kepentingan. Tidak ada sahabat dalam kompetisi global. Diplomasi ya diplomasi, tapi ujungnya kepentingan mereka yang diutamakan,” katanya menyimpulkan. (Viva/Antara).*

Uang Rupiah Gres Dinilai Seolah-Olah Yuan China

Kumpulan Portal Berita Online BandarQQ.rocks
daftar bandarq

Uang Rupiah Baru Dinilai Mirip Uang China Uang Rupiah Baru Dinilai Mirip Yuan China

Bank Indonesia (BI) resmi menerbitkan 11 penggalan uang rupiah terbaru dengan gambar pahlawan nasional, Senin (19/12/2016). Selain dinilai ibarat mata uang China, Yuan, ada pula yang mempertanyakan nama-nama pahlawan yang dipilih dalam uang rupiah yang gres ini.

Sebanyak 11 penggalan uang NKRI gres tersebut terdiri atas tujuh uang rupiah kertas dan empat uang rupiah logam. Dalam 11 penggalan uang NKRI tersebut terdapat 12 gambar pahlawan nasional.

Ke-11 uang rupiah terbaru itu terdiri dari 7 penggalan uang rupiah kertas dan 4 penggalan uang rupiah logam. 
Uang rupiah kertas terdiri dari penggalan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000. 
Uang rupiah logam terdiri dari penggalan Rp1.000, Rp500, Rp200, dan Rp100.
Sama ibarat penggalan uang rupiah sebelumnya, jenis uang gres ini juga menampilkan gambar-gambar para pahlawan. 
Ada 12 pahlawan yang gambarnya diabadikan dalam uang rupiah keluaran terbaru ini, yakni Soekarno, Mohammad Hatta, Djuanda Kartawidjaja, G.S.S.J. Ratulangi, Frans Kaisiepo, Idham Chalid, Mohammad Hoesni Thamrin, Tjut Meutia, I Gusti Ketut Pudja, Tahi Bonar Simatupang, Tjiptomangunkusumo, dan Herman Johanes.
  1. Soekarno dan Mohammad Hatta ada di penggalan uang Rp100.000
  2. Djuanda Kartawidjaja di  pecahan Rp50.000
  3. G.S.S.J. Ratulangi – Rp20.000
  4. Frans Kaisiepo – Rp10.000
  5. K.H. Idham Chalid – Rp5.000
  6. Mohammad Hoesni Thamrin – Rp2.000
  7. Tjut Meutia – Rp1.000
  8. I Gusti Ketut Pudja – Rp1.000
  9. Tahi Bonar Simatupang  – Rp500
  10. Tjiptomangunkusumo – Rp200
  11. Herman Johanes – Rp100
Setelah uang NKRI gres tersebut beredar, uang rupiah usang masih tetap berlaku sampai BI secara resmi menarik uang rupiah usang dari peredaran.

Uang rupiah gres tersebut memenuhi semua ciri fisik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Mata Uang Nomor 7 Tahun 2011, antara lain lambang Garuda Pancasila, frasa Negara Kesaturan Republik Indonesia (NKRI), tanda tangan pemerintah dan BI, serta tahun cetak dan tahun emisi.

Netizen: Uang Rupiah Baru Mirip Mata Uang China

Netizen melalui media umum merespons 11 uang rupiah gres tersebut dengan menilainya ibarat mata uang China, Yuan.

Salah satunya mengunggah foto uang edisi baru. “Ini bukan kebetulan, Rupiah rasa Yuan China,” ungkap @andfadel menimpali akun @FeryMokoginta.


Nama-Nama Pahlawan

Selain dinilai ibarat mata uang China (Yuan) ada pula yang mempertanyakan nama-nama pahlawan yang dipilih dalam uang rupiah yang gres ini, sebagaimana beredar di laman Facebook.

Pengamat politik dan ekonomi, Rahman Sabon, mempertanyakan 12 nama tokoh nasional yang dianggap pahlawan sehingga wajahnya akan terpampang pada uang rupiah baru. 

“Menjadi suatu pertanyaan siapa yang mengusulkan alasannya wajah yang terpampang di uang rupiah itu harusnya benar benar pahlawan,” katanya.

Berikut ini kutipannya:

Apa kriteria mengakibatkan Tjut Meutia dipilih sebagai pahlawan,yang kepahlawanannya tidak nampak bila dibanding dengan Tjut Nyakdien atau Laksamana Malahayati seorang wanita Aceh berumur 16 tahun secara heroik memimpin Armada Perang Angkatan Laut mengalahkan Belanda dan Belanda tidak bisa mengalahkannya.

Juga Frans Kaisepo setahu saya dia bukan pahlawan,apa jasa kepahlawanannya,kalau hanya untuk mengakomodir kepentingan politik orang Papua,menurut saya dengan gambar masyarakat Papua dalam uang rupiah gres sdh cukup.

Yang lucu lagi yaitu nama TB.Simatupang dimana kepahlawanannya …?orang yang tidur dirumah dibunuh oleh gerakan PKI dan jadi pahlawan,kenapa bukan Ahmad Yani sebagai pahlawan revolusi atau Ade Irma Nasution.


Kalau untuk mewakili kepentingan politik orang Batak kenapa tidak Jendral Besar Abdul Haris Nasution..? Dia jendral besar bintang lima yang disegani dunia dan buku karangannya wacana perang gerilya dipakai dan panduan tentara Amerika dan Barat..atau kenapa bukan Tuanku Imam Bonjol .ini ajaib bin ajaib kriteria pahlawannya dimana.

Tokoh Islam Idham Khalid mantan Ketua DPR/MPR mantan Ketua Umum PB NU apakah ia pahlawan..? patut dipertanyakan kenapa bukan KH.Hasyim Asyari atau KH.Ahmad Dahlan,..?jadi berdasarkan saya kriterianya harus terang dan harusnya benar benar pahlawan atas kemerdekaan negeri ini.

Yang menciptakan saya lebih galau lagi yaitu nama Herman Yohanes mantan rektor Universitas Gajahmada asal Nusa Tenggara Timur (NTT),siapa yang memberi gelar pahlawan padanya dan pahlawan apa,yang benar benar pahlawan dari NTT yang mengusir Belanda dan Portugis dari tanah NTT ke Timor Leste yaitu pahlawan Ratu Loli dengan gelar Kapitan Lingga Ratu Loli (nama Ratu Loli bukan suku Ratu Loli) dari Adonara ,NTT.

Sebagai andal perang dari NTT diminta oleh Kerajaan Buton Bau-Bau Sulawesi ,ditunjuk sebagai panglima perang Angkatan Laut mengusir Belanda di Kerajaan Lingga Kep.Riau sehingga bergelar Kapitan Lingga,jadi kenapa harus Prof.Herman Johanes….? 


Juga nama Husni Thamrin tokoh teater/seniman Betawi ,kenapa bukan Pangeran Jayakarta.

Dan juga I Gusti Ketut Pudja dari Bali, dalam pelajaran sejarah dikala masih di dingklik Sekolah Dasar maupun SMP saya tidak menemukan nama ini apakah dia tokoh atau pahlawan bidang apa, jadi berdasarkan saya seharusnya orang Bali yang mempunyai jasa yang telah dirasakan keuntungannya baik oleh masyarakat Indonesia maupun dunia yaitu penemu Konstruksi Cakar Ayam.

Kenapa Sri Sultan Hamengkubowono IX tidak tercantum dalam uang rupiah baru, padahal tanpa Sri Sultan dan Kerajaan Mataram Yogjakarta belum tentu Indonesia merdeka.

Rahman Sabon mengingatkan kepada pemerintah biar jangan ada rekayasa terselubung terkait 12 wajah tokoh nasional dan pahlawan yang wajahnya terpampang pada uang rupiah gres 2016 alasannya rakyat tidak bodoh.*


Sumber: Antara/Viva/Twitter/Facebook.

Duta Besar Rusia Untuk Turki Tewas Ditembak (Video)

Portal Berita Online BandarQQ.rocks
bandarq terpercaya

Duta Besar Rusia untuk Turki Tewas Ditembak Duta Besar Rusia untuk Turki Tewas Ditembak (Video)

Duta Besar Rusia untuk Turki, Andrey Karlov, tews sesudah ditembak di sebuah galeri seni di Ankara, Senin 19 Desember 2016. Karlov sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak terselamatkan. Ia meninggal dunia di rumah sakit.

Dilansir Viva, laporan-laporan menyebutkan Karlov sedang memperlihatkan pidato dikala seorang laki-laki bersenjata melepaskan tembakan dan memekik pesan ihwal kota Aleppo di Suriah.

Foto-foto yang beredar di internet memperlihatkan dua laki-laki berpakaian jas tergeletak di lantai dengan tiang mikrofon di galeri seni yang sedang menggelar festival berjudul ‘Rusia ibarat dilihat Turki’. Aparat kemanan disebut ‘menetralisir’ penyerang, namun tanpa rincian lebih lanjut.

Hubungan Turki dan Rusia agak menegang dalam beberapa waktu belakangan alasannya yakni keterlibatan kedua negara dalam konflik di Suriah.

Beberapa hari kemudian marak unjuk rasa dari sekelompok warga di gedung Konsulat Jenderal Rusia di Istanbul yang menentang tunjangan Rusia atas pasukan pemerintah Suriah.

Belum diketahui niscaya motif serangan atas Duta Besar Karlov. Identitas penyerangnya belum diungkapkan.

Beberapa laporan menyebutkan, pelaku memasuki galeri seni itu dengan memakai kartu identitas polisi dan memekik, “Jangan lupakan Aleppo! jangan lupa ihwal Suriah!” dan memekik “Allahu Akbar!”

Dalam rekaman video, penyerang melambaikan pistol dan berteriak dalam bahasa Arab: “Allah Maha Besar! Mereka yang berjanji setia kepada Muhammad untuk jihad. Allah Maha Besar! “

Kemudian ia beralih memakai bahasa Turki dan berteriak: “Jangan lupa Aleppo, jangan lupa Suriah! Mundur! Mundur! Hanya janjkematian sanggup membawa saya dari sini.”

Para pejabat Turki mengatakan, laki-laki bersenjata itu jadinya tewas sesudah baku tembak dengan pasukan khusus Turki. Identitasnya tidak segera diketahui.

VIDEO PENEMBAKAN DUBES RUSIA UNTUK TURKI

Polri Luncurkan Aplikasi Polisiku Untuk Permudah Pelayanan

Selamat Datang Di Portal Berita Online – BandarQQ.rocks
bandarq online

Polri Luncurkan Aplikasi Polisiku untuk Permudah Pelayanan Polisi Republik Indonesia Luncurkan Aplikasi PolisiKu untuk Permudah Pelayanan

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meluncurkan aplikasi yang sanggup dipakai oleh masyarakat yang sedang membutuhkan pemberian polisi. Aplikasi itu berjulukan “PolisiKu”.

Aplikasi yang sanggup dipasang pada Smartphone Android atau iOS (Apple Phone) ini mempunyai tujuan yang sama yakni untuk mempermudah pelayanan Polri. Masyarakat dikala ini sanggup dengan gampang mendownloadnya dari PlayStore dan AppleStore.
Dilansir laman resmi Divisi Hums Polri, aplikasi PolisiKu bertujuan dan berfungsi biar publik merasa nyaman dan gampang berinteraksi dengan polisi di mana pun sedang berada. 
Aplikasi PolisiKu mempunyai empat hidangan utama, yaitu Cari Layanan Polisi Terdekat, Cari Layanan Polisi di Kota Lain, Pengaduan Tindakan Polisi, Halo Polisiku (Keluhan dan Apresiasi kepada Polisi).

Mencari Layanan Polisi Terdekat

Pada hidangan pertama PolisiKu “Mencari Layanan Polisi Terdekat”, dengan kemudahan GPS, akan sanggup tampil 10 titik layanan yang terdekat dengan posisi pengguna. 

Masyarakat sanggup pribadi menelpon pos layanan kepolisian terdekat. 
Selain itu, tersedia juga data layanan Samsat, UGD, Damkar dan SPBU, dalam rangka Polisi Republik Indonesia lebih ingin membantu kebutuhan publik.

Mencari Layanan Polisi di Kota Lain

Pada hidangan aplikasi PolisiKu kedua “Mencari Layanan Polisi di Kota Lain” pengguna juga sanggup mencari layanan polisi di kota lain yang diinginkan. Ini mempunyai kegunaan untuk menolong keluarga atau teman di kota tersebut.

Pengaduan Tindakan Polisi Publik sanggup melaksanakan pengaduan atas tindakan polisi atau layanan kepolisian yang kurang memuaskannya kepada Irwasum dan Propam. 
Laporan ini dibentuk terinci sesuai dengan ketentuan Polri. Pelapor sanggup mengupload lampiran foto /video untuk melengkapi pengaduannya.
Pengaduan Tindakan Polisi 
Setiap pengaduan akan mendapat nomor kode, yang sanggup dipergunakan untuk melacak kemajuan / status pengaduannya. SP2HP pengaduannya akan terkirim via email yang bersangkutan.
Halo Polisiku 
Di hidangan PolisiKu “Halo Polisi” ini publik secara mudah sanggup menunjukkan apresiasi dan keluhan kepada polisi, sebagai bab dari penerapan “reward & punishment”. 
Warga hanya diminta untuk upload foto atau video dan menunjukkan narasi singkat. Maka Polsek atau Polres yang terkeluhkan, akan otomatis diberikan notifikasi untuk direspons segera.
Menurut Kepala Biro Teknologi dan Komunikasi Polri, Brigadir Jenderal Hasanuddin, aplikasi PolisiKu sudah sanggup diunduh di ponsel cerdas berbasis Android dan IOS.
”Tujuan kami ingin lebih akrab dengan masyarakat dan mengharapkan masyarakat lebih gampang menghubungi,” kata Hasanuddin pada sosialisasi aplikasi PolisiKu di tempat Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Minggu (18/12/2016). 
Menurutnya, aplikasi ini ialah salah satu realisasi kegiatan yang dicanangkan Kapolri agar sanggup memudahkan masyarakat dalam menghubungi pihak kepolisian di dikala membutuhkan.

“Kapolri dengan kegiatan Promoter-nya itu ada 10 program. Salah satunya ialah bagaimana polisi sanggup berdayakan IT untuk lebih mempermudah masyarakat menghubungi polisi,” ujarnya.

“Tujuan kami ingin lebih akrab dari masyarakat dan mengharapkan masyarakat lebih gampang menghubungi. Masyarakat sanggup hubungi polisi terdekat darinya,” tuturnya.

Selain untuk sanggup menghubungi kantor polisi, aplikasi ini juga berisi isu untuk penanganan keadaan darurat. Juga terdapat tombol panik atau panic button bagi pengguna yang merasa mengalami situasi darurat dan memerlukan penanganan pihak kepolisian secepatnya.

Selain isu darurat, aplikasi yang sanggup diunduh di Playstore dan Appstore secara gratis ini juga menyediakan hidangan isu untuk pengurusan SKCK, SIM, dan dokumen lainnya.

“Ada isu penggunaan cara menciptakan SKCK, SIM, perizinan keramaian dan lainnya. Ada juga isu rumah sakit dan UGD serta pemadam kebakaran terdekat,” kata pungkas Hasanuddin.*

Daftar 7 Media Online Yang Bermasalah Dengan Eko Patrio

Portal Berita Online
bandar ceme 99

 Media Online yang Bermasalah dengan Eko Patrio Daftar 7 Media Online yang Bermasalah dengan Eko Patrio

Sebanyak tujuh media online diadukan anggota dewan perwakilan rakyat Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio ke Bareskrim Polri, Jumat (16/12/2016). Ketujuh media online yang umumnya berplatform blogger ini didakwa membuatkan isu bohong atau fitnah.

Ketujuh media online tersebut yaitu satelitnews.com, ambigustik.blogspot.com, healmagz.com, bk75.blogspot.co.id, vionnaliel.blogspot.co.id, lemahireng.info, dan selatpanjangpos.com

Menurut Dewan Pers, ketujuh media online tersebut tidak terverifikasi atau terdaftar. Dewan Pers juga menegaskan, tujuh media yang diadukan Eko ke Bareskrim Polisi Republik Indonesia dan Dewan Pers itu bukan produk purnalistik.

“Kami mencatat dan melaksanakan riset, dan menemukan kesimpulan bahwa 7 media tersebut tidak sesuai dengan Undang Undang Pers, juga bukan merupakan karya jurnalistik. Tiga media merupakan blog dan 4 tidak terverifikasinya dan alamatnya tidak jelas,” kata Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, Rabu (21/12/2016), dikutip Tribunnews.
Menurut Yosep, yang dimaksud produk jurnalistik yaitu isu yang ditulis wartawan taat isyarat etik jurnalistik.

Ditegaskan, setiap media wajib terverifikasi Dewan Pers selaku institusi yang menjalankan Undang Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Masih dituturkan Yosep, alamat dari ke-tujuh media online tersebut tak dapat dilacak sehingga penanggung jawabnya tidak dapat diketahui. Maka, konten media tersebut dianggap fiktif.

“Kami kesulitan menghubungi alasannya yaitu alamatnya tidak jelas. Ini dilakukan oleh blogger, dan bersifat fiktif alasannya yaitu Pak Eko tidak pernah mengucapkan diwawancarai. Ini merupakan kejahatan yang menggunakan ruang cyber,” kata Yosep.

Ketujuh media yang diadukan Eko memuat isu yang menyebutkan Eko menilai inovasi bom di Bekasi yaitu pengalihan isu.*