Jokowi Tepis Isu Akan Copot Jabatan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Jokowi Tepis Isu Akan Copot Jabatan Panglima TNI Jenderal Gatot NurmantyoJakarta – Berkembang kabar bahwa Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dicopot dari jabatannya sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo. Kabar ini pun dibantah langsung oleh Jokowi. Jokowi Tepis Isu Akan Copot Jabatan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Cara Jokowi membantah kabar ini yakni dengan mengajak langsung Gatot Nurmantyo saat diwawancarai oleh wartawan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016).

Jokowi Tepis Isu Akan Copot Jabatan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

“Nah, ini. Ini tadi saya mengajak Panglima karena itu. Berseliweran informasi-informasi seperti itu. Isu berseliweran, kanan kiri seperti itu. Sehingga tadi saya mengajak Panglima untuk menyampaikan, menegaskan tidak ada yang namanya penggantian Panglima TNI, tidak ada,” kata Jokowi.

Jokowi menilai kinerja Gatot sebagai Panglima TNI sangat baik. Bahkan bersedia untuk bertugas kapan pun.

“Karena beliau telah bekerja pagi siang malam dengan baik. Enggak ada (pergantian),” tegasnya.

Jokowi menegaskan, dirinya selalu bersama-sama dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam bekerja. Sehingga, kabar yang menyebutkan Jokowi tidak suka dengan Gatot itu tidaklah benar.

“Nanti tanya ke Panglimanya sendiri. Wong tiap hari juga dengan Panglima. Kemarin siang kita makan siang satu jam lebih juga dengan Panglima. Nanti biar Panglima yang jelasin,” kata Jokowi.

5 Anggota HMI Dibela oleh Ratusan Pengacara Alumni HMI

5 Anggota HMI Dibela oleh Ratusan Pengacara Alumni HMIJakarta – Lima orang mahasiswa anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendapatkan bantuan hukum dari ratusan pengacara. Mayoritas pengacara yang akan membela kelimanya ini adalah alumni HMI. 5 Anggota HMI Dibela oleh Ratusan Pengacara Alumni HMI.

“Kita sudah ada hampir 230-an orang lebih secara sukarela, dan itu rata-rata adalah mayoritas alumni HMI dan tiap hari akan bertambah. Saya alumni juga,” terang Koordinator Tim Kuasa Hukum Muhammad Syukur Mandar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (8/11/2016).

5 Anggota HMI Dibela oleh Ratusan Pengacara Alumni HMI

Sementara Syukur mengatakan, kedatangannya ke Polda Metro Jaya untuk menanyakan status hukum kelimanya. “Motif secara hukumnya belum bisa kami jelaskan, kita belum memperoleh surat sprindik nya maupun di BAP penyidik terhadap tersangka,” ungkapnya.

Menurut Syukur, penangkapan kelima kader HMI tersebut tidak sesuai prosedur. “Sekjen dan teman-teman diduga sebagai provokator sehingga diambil secara paksa,” imbuhnya.

Menurutnya lagi, upaya represif dengan penangkapan terhadap kelimanya tidak perlu dilakukan aparat polisi. Penyidik, kata dia, bisa melakukan pemanggilan terlebih dahulu.

“Kenapa kita berikan klarifikasi karena sesungguhnya dugaan yang disampaikan itu mestinya harus dilayangkan panggilan secara normal terlebih dahulu, karena kita tegaskan saya minta hukum dan patuh pada hukum siapapun yang diduga dianggap melakukan perbuatan baik secara pidana tidak harus takut untuk memberikan klarifikasi di hadapan penyidik sehingga kita bilang Sekjen diambil secara secara paksa secara melawan hukum,” paparnya.

Pihaknya juga telah mengadukan perihal penangkapan kelimanya ini ke Komnas HAM. Karena menurutnya, proses pemeriksaan setelah kelimanya ditangkap tanpa didampingi pengacara itu tidak dapat dibenarkan.

“Padahal KUHAP kita jelas, hukum acara kita jelas setiap orang yang disangkakan atau diperiksa memiliki hak hukum memiliki penasehat hukum itu yang sama sekali tidak terjadi,” kata dia.

Dewan Pembina Golkar Bicarakan Peninjauan Kembali Dukungan ke Ahok

Dewan Pembina Golkar Bicarakan Peninjauan Kembali Dukungan ke AhokJakarta – Anggota Dewan Pembina (Wanbin) Partai Golkar Fahmi Idris menyebut ada sejumlah kader yang meminta dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI ditinjau ulang. Wanbin-pun akan meminta rapat bersama dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar yang diketuai oleh Setya Novanto. Dewan Pembina Golkar Bicarakan Peninjauan Kembali Dukungan ke Ahok.

Soal peninjauan dukungan kepada pasangan calon nomor dua di Pilgub DKI Jakarta oleh Golkar, Fahmi mengakui memang belum ada pembicaraan resmi. Meski begitu suara-suara dari sejumlah kader mulai terdengar.

Dewan Pembina Golkar Bicarakan Peninjauan Kembali Dukungan ke Ahok

“Rasanya belum dibahas mengenai hal itu. Artinya masih memberi dukungan DPP ya. Tapi reaksi dari berbagai pihak sudah meminta untuk ditinjau kembali,” ungkap Fahmi di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (8/11/2016).

Menurut mantan Menteri Tenaga Kerja itu, dukungan Golkar kepada Ahok bisa ditarik. Golkar merupakan salah satu pengusung pasangan Ahok-Djarot setelah PDIP, NasDem, dan Hanura.

“Bisa sekali, namanya juga politik. Kenapa sulit sih? Kemungkinan ada kalau situasi bertambah buruk,” ujarnya.

Hanya saja, dia enggan menyebut siapa kader yang meminta agar dukungan Golkar kepada Ahok dicabut. “Ada, tetapi tidak banyak,” imbuh Fahmi.

Sementara itu Sekretaris Wanbin Golkar, Fadel Muhammad menyatakan soal dukungan kepada Ahok ada pada kewenangan DPP. Wanbin pun berencana akan menggelar rapat internal terkait Ahok, terutama pasca munculnya kasus dugaan penistaan agama.

“Itu harus DPP yang jawab, jangan kita dewan pembina. Nanti kita akan bikin rapat tersendiri,” terang Fadel di lokasi yang sama.

Setelah rapat internal, Dewan Pembina Golkar juga berencana menggelar rapat bersama DPP. Rapat akan membicarakan soal dukungan Golkar kepada Ahok.

“Saya akan bikin rapat sendiri dengan DPP. Kita akan mengimbau dulu reaksinya bagaimana,” tutupnya.

Pasal 6, ayat (5) dan ayat (6), PKPU Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencalonan, menjelaskan bahwa partai politik tidak dapat menarik dukungannya kembali.

Mendagri Sebut Ahok Boleh Kampanye Selama Menjalani Proses Hukum

Mendagri Sebut Ahok Boleh Kampanye Selama Menjalani Proses HukumJakarta – Calon gubernur petahana Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih menjalani pemeriksaan terkait pidato kontroversialnya di Pulau Seribu. Menurut Mendagri Tjahjo Kumolo, Ahok masih diperbolehkan kampanye selama kasusnya diproses. Mendagri Sebut Ahok Boleh Kampanye Selama Menjalani Proses Hukum.

“Tidak ada masalah, kalau perlu kampanye tidak harus yang bersangkutan. Istrinya boleh, tim suksesnya juga boleh enggak ada masalah,” kata Tjahjo di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).

Mendagri Sebut Ahok Boleh Kampanye Selama Menjalani Proses Hukum

Hal yang terpenting adalah ketiga pasangan calon memiliki hak sama untuk berkampanye. Sehingga warga DKI mengetahui seluruh program para calon pemimpinnya.

“Saya juga minta Bawaslu, Panwaslu yang proaktif untuk bisa mengontrol itu,” imbuh Tjahjo.

Terkait statusnya sebagai calon gubernur, Ahok masih sah meski proses hukumnya bergulir. Seorang calon kepala daerah baru batal pencalonannya bila berstatus hukum tetap atau mengundurkan diri.

“Tapi mundur itu konsekuensinya besar. Ada sanksi pidananya, ada denda yang cukup besar,” ujar Tjahjo.

Hillary Menang di Dixville Notch yang Gelar Pilpres Tengah Malam

Hillary Menang di Dixville Notch yang Gelar Pilpres Tengah MalamNew Hampshire – Sebagian besar negara bagian Amerika Serikat (AS) mulai melakukan pemungutan suara pada Selasa (8/11) pagi. Namun ada satu kota yang terlebih dulu menggelar pemungutan suara pada Senin (7/11) tengah malam waktu AS, yakni Dixville Notch. Hillary Menang di Dixville Notch yang Gelar Pilpres Tengah Malam.

Seperti dilansir CNN, Selasa (8/11/2016), Dixville Notch merupakan kota kecil di sebelah utara New Hampshire, yang dekat dengan perbatasan Kanada. Ada 8 warga kota ini yang menggunakan hak suaranya pada Senin (7/11) tengah malam.

Hillary Menang di Dixville Notch yang Gelar Pilpres Tengah Malam

Hasil pemungutan suara di Dixville Notch menunjukkan capres Partai Demokrat Hillary Clinton meraup 4 suara, capres Partai Republik Donald Trump meraup 2 suara dan kandidat alternatif Partai Libertarian meraup 1 suara. Sedangkan satu warga menuliskan kandidat alternatif, yakni Mitt Romney.

Pemungutan suara yang digelar di Dixville Notch disaksikan oleh sejumlah wartawan, karena sudah menjadi tradisi yang berlangsung lebih dari setengah abad terakhir.

Meskipun hasilnya tidak berpengaruh penting bagi hasil keseluruhan, namun jika dilihat dari sisi takhayul, Kota Dixville Notch telah memilih pemenang pilpres dalam sedikitnya tiga dari empat pilpres terakhir. Pada pilpres tahun 2000 dan 2004 lalu, George W Bush menang di Kota Dixville Notch dan menjadi presiden AS. Sedangkan pada pilpres tahun 2008, Obama menang di Dixville Notch.

Selain Dixville Notch, Kota Millsfield juga menggelar pemungutan suara pada Senin (7/11) tengah malam. Di Kota Millsfield, Trump menang besar atas Hillary. Sekitar 16 suara mendukung Trump, sedangkan hanya 4 suara yang mendukung Hillary.

Satu pemilih menuliskan kandidat alternatif, yakni Bernie Sanders. Pemilih memang diperbolehkan memilih kandidat alternatif lainnya selain dua capres utama dalam surat suara. Sanders yang kalah melawan Hillary dalam pencapresan Partai Demokrat beberapa waktu lalu, memang unggul besar saat pemilihan awal di New Hampshire.

Sementara itu, Hillary meraup kemenangan tipis atas Trump di kota kecil Hart’s Location, yang juga ada di New Hampshire. Hillary meraup 17 suara melawan Trump dengan 14 suara. Kandidat alternatif dari Partai Libertarian Gary Johnson meraup 3 suara dan dua suara lainnya diberikan untuk Sanders.

Pemungutan suara lebih awal dari wilayah AS lainnya telah digelar di Dixville Notch (tengah malam) sejak tahun 1960 dan untuk Hart’s Location (dini hari) digelar sejak tahun 1948. Kedua kota itu bersama Millsfield menjadi kota-kota di AS yang menggelar pemungutan suara lebih awal dari wilayah lain.

Ini Dia Sosok Azwar Saputra, Peraih Emas Pertama Peparnas XV

Ini Dia Sosok Azwar Saputra, Peraih Emas Pertama Peparnas XVJakarta – Peparnas XV memang spesial. Di hari pertama, emas pertama diraih oleh Azwar Saputra. Atlet lari asal Bangka Belitung itu menjadi yang tercepat di lomba lari nomor 5000 meter. Dia ternyata seorang tuna rungu dan juga tuna wicara. Ini Dia Sosok Azwar Saputra, Peraih Emas Pertama Peparnas XV.

Saat berada di Media Center Peparnas XV di Ibis Hotel, Jalan Gatot Subroto Bandung, Azwar menjadi perhatian wartawan. Sebelum konprensi pers digelar, pemuda berusia 19 tahun itu sudah siap bersama pelatihnya, Ahmad Naji.

Ini Dia Sosok Azwar Saputra, Peraih Emas Pertama Peparnas XV

Kontan sejumlah wartawan yang ada di media center mencoba mewawancarainya. Namun, untuk melakukan hal itu terkendala komunikasi dan bahasa yang dilakukan. Para wartawan kesulitan karena harus menggunakan bahasa isyarat. Lucunya, sang pelatih pun tak bisa banyak menggunakan bahasa isyarat. “Saya hanya menggunakan bahasa batin saja kalau melatih,” kata Ahmad Naji sambil tersenyum.

Beruntung, panitia memiliki perwakilan dari Dinas Sosial untuk menerjemahkan. Maka terjadilah wawancara dengan menggunakan penerjemahan bahasa isyarat. Ditanya tentang perasaannya bisa meraih medali emas, Azwar hanya mengacungkan tangan yang terkepal depan dadanya sambil tersenyum. Menurut penerjemah, atlet berusia kelas 3 SLB C itu merasakan bahagia. “Katanya dia bahagia,” penerjemaah menjelaskan kepada wartawan.

Pelatih Azwar, Ahmad Naji, mengaku tak sengaja bertemu dengan Azwar. Sehari-hari Naji bekerja sebagai guru olahraga. Saat bertemu, Azwar belum sekolah. Ia lalu menawarkan untuk sekolah dan berolahraga kepadanya. Azwar mau dan ia pun sekolah di SLB. “Itu dua tahun lalu,” katanya.

Ia pun mengajak Azwar untuk berolahraga. Setiap hari ia lari di kampungnya. Awalnya ia yang datang ke rumah Azwar. Namun kemudian Azwar malah sebaliknya yang sering datang ke rumah Naji. Sejak itu Azwar dikenalkan olahraga lari.

Meskipun demikian, melatih Azwar ternyata bukan perkara mudah. Selain sering mengalami komunikasi dan bahasa, Azwar terkadang sulit diatur. Saat latihan, katanya, Azwar sering melakukan kegiatan lain. “Misalnya dia masih tidur saat saya datang ke rumah,” katanya seraya menambahkan dia menyadari harus bersabar untuk melatih Azwar.

Naji mencontohkan, saat akan bertanding Azwar dan dirinya sempat ketinggalan bis yang membawa atlet ke venue atletik di stadion GBLA (Gelora Bandung Lautan Api). Terpaksa, Azwar dan Naji pun pergi dengan menggunakan taxi dari hotel Ibis ke GBLA.

Namun ternyata, di kelas 5.000 meter, Azwar menjadi yang tercepat dan meraih medali pertama. Ditanya apakah dia akan ikut kejuaraan yang lebih tinggi, Azwar menggoyangkan telapak tangannya. Namun sang pelatih malah memberi bahasa isyarat telapak tangannya menanjak. Keduanya pun tersentum di antara kerumunan wartawan.

Fahri Hamzah Bicara Soal Orasinya di Demo 4 November yang Disorot

Fahri Hamzah Bicara Soal Orasinya di Demo 4 November yang DisorotJakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ikut turun ke jalan saat demo 4 November 2016. Orasi Fahri di demo itu kini sedang disorot. Apa penjelasan Fahri? Fahri Hamzah Bicara Soal Orasinya di Demo 4 November yang Disorot.

Dalam orasinya pada Jumat (4/11/2016) siang, Fahri sempat menyinggung mengenai mekanisme seorang Presiden diturunkan dari jabatannya. Dia juga sempat berbicara mengenai parlemen jalanan.

Fahri Hamzah Bicara Soal Orasinya di Demo 4 November yang Disorot

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pihaknya sedang mempelajari pernyataan Fahri ini. Tim tengah melihat lebih jauh apakah ada unsur pidana dalam orasi itu.

“Ya kita akan pelajari apakah itu bisa masuk ke dalam pasal makar kalau masuk ke dalam pasal makar ya kami proses hukum, prinsipnya gitu,” ujar Tito di Gedung PTIK, Rabu (8/11/2016).

Dikonfirmasi terpisah, Fahri menjelaskan mengenai orasinya pada demo 4 November itu. Menurut Fahri, apa yang dia sampaikan berawal dari konsep trias politika.

“Ada dua fakta anggota dewan yang harus dipahami oleh penegak hukum. Ada kamar eksekutif, ada kamar legislatif dan ada kamar yudikatif. Ini kamar-kamar independen dalam negara demokrasi,” kata Fahri saat ditemui di sela-sela konferensi pers kongres KAMMI di restoran Pulau Dua, Senayan petang ini.

“Yang kedua, DPR ditugaskan untuk mengawasi jalannya pemerintahan. Dan oleh konstitusi, DPR punya hak imunitas. Dia tidak boleh dipidana karena ucapan dan tindakannya dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Munculah itu dalam UUD 1945 bukan dalam Undang undang, tapi dalam konstitusi negara. Untuk menghormati trias politika, muncul juga dalam UU MD3. Sehingga kita melahirkan Mahkamah Kehormatan dewan untuk membuat independen untuk menegakkan etik di lingkungan dewan,” sambung Fahri.

Fahri lantas menjelaskan mengenai poin kedua sektor legislatif. Menurut Fahri cakupan kewenangan legislatif cukup besar, namun ada prosedur yang membatasi.

“Fakta kedua tentang legislatif itu bahwa menjatuhkan pemerintahan atau mengakhiri kekuasaan, pemerintah eksekutif itu diatur secara konstitusional dalam konstitusi dan Undang-undang. Kalau mau menjatuhkan pemerintahan ada prosedurnya. RI negara Demokrasi ada aturannya,” sambungnya.

“Sehingga kemudian saya berkali-kali mengatakan, orang kalau demo, Presiden itu bahwa kalau dia berkhianat dan melanggar konstitusi dia bisa juga dikejar. Yang bisa jatuh bukan hanya anggota DPR, Presiden juga bisa jatuh,” ujar Fahri.

Derby Madrid Kali Ini Vital untuk Atletico

Derby Madrid Kali Ini Vital untuk AtleticoMadrid – Atletico Madrid akan melakoni laga derby melawan Real Madrid usai jeda internasional. Laga kali ini disebut vital untuk Los Colchoneros. Derby Madrid Kali Ini Vital untuk Atletico.

Atletico baru saja menuai hasil negatif menjelang jeda internasional. Mereka takluk 0-2 dari Real Sociedad.

Derby Madrid Kali Ini Vital untuk Atletico

Akibat hasil negatif itu, Atletico saat ini ada di posisi empat klasemen sementara. Mereka mengumpulkan 21 poin, tertinggal enam angka dari El Real di posisi pertama.

Oleh karena itu, penggawa Atletico, Gabi, bilang bahwa Los Rojiblancos tak akan membiarkan Madrid menang ajar jarak di klasemen tak lebih jauh lagi.

“Ini akan menjadi pertandingan vital untuk kami. Ini krusial karena kami tak bisa membiarkan Madrid menjauh dari kami di klasemen,” kata Gabi seperti dilansir oleh Soccerway.

“Kami ingin kembali sejajar dengan mereka untuk menjadi tim yang solid di lini belakang dan kami semua harus melakukan semua pekerjaan kami untuk membuat tim merasa aman.”

“Ini merupakan momen sulit untuk tim. Tim sudah terbiasa menang, tapi kami tak bermain bagus dan sekarang kami telah kalah dalam dua pertandingan tandang. Kekalahan selalu negatif dan lebih lagi saat itu berati bahwa posisi Anda turun.”

“Kami ingin menjadi tim terbaik dan agar itu terwujud, kami harus meningkatkan diri,” imbuhnya.

Penggunaan Bahasa Asing Jadi Syarat Kelulusan Perguruan Tinggi Digugat ke MK

Penggunaan Bahasa Asing Jadi Syarat Kelulusan Perguruan Tinggi Digugat ke MKJakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pendahulan terkait penggunaan bahasa asing dalam sistem pendidikan nasional. Gugatan itu diajukan oleh Forum Kajian Hukum dan Konstitusi (FKHK) yang mewakili mahasiswa, guru dan dosen.

Gugatan yang dimohon oleh Viktor Santoso Tandiasa, Ryan Muhammad, Sodikin, dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul, serta Gerakan Mahasiswa Hukum Jakarta itu, ingin menguji pasal 37 ayat 3 UU No 12 Tahun 2012 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 33 ayat 3 UU No 12 Tahun 2003 tentang Bendera, Bahasa Asing dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, kemudian pasal 29 ayat 2 UU No 24 tahun 2009 tentang Lagu Kebangsaan.

Penggunaan Bahasa Asing Jadi Syarat Kelulusan Perguruan Tinggi Digugat ke MK

“Pasal tersebut hanya mengatur ketentuan bahwa bahasa asing dapat digunakan sebagai bahasa pengantar dalam pendidikan dimaknai bahasa asing sebagai bahasa semua peserta didik di semua jenjang pendidikan di Indonesia,” ujar Kuasa pemohon Achmad Saifudin Firdaus dalam keterangan tertulisnya usai persidangan di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat , Senin (7/11/2016).

Achmad mengatakan, seharusnya bahasa Indonesia dapat dijadikan instrumen penunjukan eksitensi dan identitas nasional. Namun kondisi yang terjadi sistem pendidikan perguruan tinggi menjadikan bahasa asing sebagai syarat wajib.

“Namun pasal itu dimaknai juga sebagai syarat hasil penelitian karya civitas akademik yang diterbitkan dalam jurnal international sebagai syarat wajib kelulusan publikasi jurnal bagi mahasiswa S1, S2 dan S3,” imbuhnya.

Dia menjelaskan pasal tersebut bertentangan dengan UUD 1945 secara bersyarat dan tidak punya kekuatan hukum yang mengikat dalam satu sistem. Sehingga tidak menjadi beban proses pendidikan peserta didik.

“Gugatan ini diajukan ke Mahkamah Konstitusi dengan tujuan agar bahasa asing dapat menjadi bahasa pengantar dalam pendidikan namun tidak dapat menghambat kelulusan bagi peserta didik di Indonesia,” pungkasnya.

Usai membacakan permohonan Majelis Hakim I Dewa Gede Palguna menutup sidang Permohonan dengan Nomor resgiter 98/PUU-XIV/2016 untuk dimusyawarahkan dengan hakim anggota lainnya. Sidang pun kembali dilanjutkan Senin (21/11) dengan agenda perbaikan permohonan.

Total Mi Berformalin yang Disita Dalam Penggerebekan di Medan Seberat 650 Kg

Total Mi Berformalin yang Disita Dalam Penggerebekan di Medan Seberat 650 KgMedan – Sebuah rumah yang dijadikanhomeindustry mi kuning dan mi lidi yang menggunakan bahan berbahaya digerebek Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan,Sumatera Utara (Sumut). Dari lokasi tersebut, petugas menyita mi kuning seberat 650 kilogram. Total Mi Berformalin yang Disita Dalam Penggerebekan di Medan Seberat 650 Kg.

Kepala BBPOM Medan M Ali Bata Harahap mengatakan, selain menyita mi kuning, pihaknya juga menyita mi lidi sebanyak 560 bungkus. Mi tersebut, kata dia, siap diedar ke sejumlah pasar tradisional yang ada di Medan.
“Dari sini kita juga menemukan satu jeriken berisi formalin, caustis soda (soda api) 30 kilogram, boraks 10 kilorgam,” ujar Ali saat ditemui di lokasi penggerebekan Jalan Kawat III, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Senin (7/11/2016).

Total Mi Berformalin yang Disita Dalam Penggerebekan di Medan Seberat 650 Kg

Total Mi Berformalin yang Disita Dalam Penggerebekan di Medan Seberat 650 KgMenurut Ali, home industry yang dikelola berinisial H ini sudah beroperasi dua tahun lalu. Pengungkapan ini berhasil dketahui setelah petugas melakukan ivestigasi sejak sebulan.
“Jadi, mi ini menggunakan bahan-bahan berhaya. Efeknya bila mengonsumsi mi yang mengandung bahan berbahaya ini bisa merusak ginjal kemudian dapat menyebabkan kanker. Mie kuning ini, perbungkusnya dijual Rp 17 ribu,” terang Ali.
Kini, barang bukti tersebut telah disita petugas BBPOM Medan. Petugas tengah mendalami kasus tersebut.