Karena Giroud Bukan Pilihan Kedua di Arsenal

London – Manajer Arsenal, Arsene Wenger, menegaskan betapa pentingnya Olivier Giroud untuk tim seraya menepis rumor soal ketidaknyamanan si pemain saat ini. Karena Giroud Bukan Pilihan Kedua di Arsenal.

Karena Giroud Bukan Pilihan Kedua di Arsenal

Karena Giroud Bukan Pilihan Kedua di ArsenalGiroud memang telat memulai musim 2016/2017 ini ketika dia diberi waktu libur tambahan terkait penampilannya di Piala Eropa lalu. Sayangnya ketika dia mulai terlibat dengan Arsenal musim ini, penampilan para pemain depan lainnya tengah on fire.

Theo Walcott, Mesut Oezil, dan Alexis Sanchez tengah tampil on fire. Bahkan Wenger berani mencadangkan Giroud demi menempatkan Sanchez sebagai target man, dari yang awalnya bermain sebagai penyerang sayap.

Jelas saja kondisi ini tak menguntungkan untuk Giroud yang hanya jadi pilihan ketiga. Meski demikian, Giroud nyatanya selalu tampil oke ketika dipercaya main, terutama di dua laga terahir.

Total tiga gol dibuatnya dengan dua di antaranya dilesakkan ke gawang Sunderland akhir pekan lalu meski masuk sebagai pemain pengganti. Sementara, satu gol dibuat Giroud saat Arsenal menang 3-2 di kandang Ludogorets dinihari WIB tadi.

Dengan performa Giroud yang seperti ini, wajar saja Wenger merasa pemain asal Prancis itu masih jadi bagian penting dari skuat. Hanya saja memang untuk saat ini Wenger tak bisa memalingkan mata dari kehebatan trio lini depannya saat ini.

“Tidak ada rencana B dalam skuat ini, saya tidak pernah berpikir seperti itu terkait pemain saya,” ujar Wenger seperti dikutip Soccerway.

“Tim yang paling efektif untuk laga selanjutnya, itulah yang Anda pilih dan saya menganggap semua pemain penting. Itulah yang harus dipikirkan setiap manajer, apa yang terbaik untuk laga selanjutnya,” sambungnya.

“Jika Anda berpikir dia akan bermain di laga berikutnya, maka dia akan bermain. Jika tidak maka dia tidak akan jadi starter. Dia sudah menunjukkan dirinya adalah aset penting untuk klub dan saya selalu mendukungnya,” tutupnya.

Untuk Pertama Kalinya Musim Ini, Schweinsteiger Berlatih bersama Tim Utama MU

Manchester – Nasib Bastian Schweinsteiger di Manchester United sedikit membaik. Schweinsteiger tak lagi dikucilkan. Dia kini berlatih bersama tim utama The Red Devils. Untuk Pertama Kalinya Musim Ini, Schweinsteiger Berlatih bersama Tim Utama MU.

Untuk Pertama Kalinya Musim Ini, Schweinsteiger Berlatih bersama Tim Utama MU

Untuk Pertama Kalinya Musim Ini, Schweinsteiger Berlatih bersama Tim Utama MU

Sejak MU menunjuk Jose Mourinho sebagai manajer baru, Schweinsteiger langsung terpinggirkan. Untuk posisi gelandang tengah, Jose Mourinho lebih memilih Paul Pogba, Marouane Fellaini, Ander Herrera, Michael Carrick, dan Morgan Schneiderlin.

Schweinsteiger bukan cuma tidak mendapatkan kesempatan bermain dari Mourinho. Gelandang asal Jerman itu sebelumnya bahkan diminta untuk berlatih sendirian atau bersama tim U-23.

Nama Schweinsteiger masuk ke dalam skuat MU di Premier League, tapi dia tak diajak untuk mengikuti sesi foto resmi musim ini.

(Baca juga: Tak Ada Schweinsteiger di Foto Skuat MU 2016/2017)

Namun, Schweinsteiger terlihat dalam sesi latihan tim utama MU yang dipimpin langsung oleh Mourinho di Aon Training Complex pada Senin (31/10/2016) pagi. Sebuah foto memperlihatkan Schweinsteiger dirangkul oleh kapten tim Wayne Rooney.

“Menyenangkan melihatnya kembali,” ucap bek kiri MU, Luke Shaw.

“Kami tahu kabar ini beberapa hari lalu dan menyenangkan dia telah kembali. Dia punya pengaruh besar di ruang ganti dan tentunya di atas lapangan, terutama untuk pemain-pemain muda seperti saya,” kata Shaw.

Meski Schweinsteiger kembali berlatih bersama tim utama, belum tentu dia akan dimainkan oleh Mourinho. Yang pasti, gelandang berusia 32 tahun itu tak akan bermain pada laga Liga Europa melawan Fenerbahce pada tengah pekan ini karena dia tak masuk skuat MU di Liga Europa.

MU Harus Bisa Keluarkan Kemampuan Terbaik Pogba

LONDON – Gelandang anyar Manchester United, Paul Pogba, belum juga menunjukkan penampilan yang benar-benar impresif sejauh ini. Man United pun dinilai harus bisa tahu cara untuk membantu Pogba mengeluarkan kemampuan terbaiknya,yaitu dengan kata lain MU Harus Bisa Keluarkan Kemampuan Terbaik Pogba.

MU Harus Bisa Keluarkan Kemampuan Terbaik Pogba

MU Harus Bisa Keluarkan Kemampuan Terbaik Pogba

Pogba direkrut Man United pada bursa transfer musim panas 2016-2017 dengan mahar senilai 110 juta euro (saat ini sekira Rp1,57 triliun). Meski didatangkan dengan harga yang memecahkan rekor transfer dunia, penampilan gelandang berusia 23 tahun itu belum terlalu istimewa.

Hal tersebut pun diakui mantan pemain Tottenham Hotspur, Jermaine Jenas. Menurut Jenas, Setan Merah -julukan Man United- harus memberikan Pogba posisi yang membuat dirinya bisa mengeluarkan permainan terbaiknya.

“Mereka (Manchester United) harus mencari tahu cara untuk mengeluarkan kemampuan dan permainan terbaiknya,” papar Jenas, sebagaimana diberitakan The Sport Review, Senin (31/10/2016).

“Ketika dia bermain di Juventus, dia bermain bersama (Andrea) Pirlo, (Arturo) Vidal, dan (Claudio) Marchisio. Dia adalah pemain dengan peran yang bebas, yang membuatnya bisa melakukan apa pun yang dia inginkan,” sambungnya.

Kesabaran Ronaldo Berbuah Hat-trick

Vitoria – Cristiano Ronaldo sempat mendapat sorotan karena seret gol. Tapi Ronaldo menjawab segala kritikan tersebut dengan hat-trick ke gawang Alaves. Kesabaran Ronaldo Berbuah Hat-trick.

Kesabaran Ronaldo Berbuah Hat-trick

Kesabaran Ronaldo Berbuah Hat-trickSebelum pertandingan melawan Alaves, Ronaldo hanya mencetak dua gol dalam enam kali penampilan di La Liga. Setelah gagal bikin gol di laga melawan Athletic Bilbao pada pekan lalu, pemain asal Portugal itu berarti sudah absen mencetak gol di empat pertandingan terakhir Madrid di Bernabeu secara berturut-turut.

Namun Ronaldo menjawab kritik tersebut dengan menorehkan hat-trick kala Madrid melawat ke kandang Alaves, Sabtu (29/10/2016) malam WIB. Tiga gol dari Ronaldo itu membawa Madrid menang 4-1 atas Schalke.

Zidane pun lega Ronaldo akhirnya mengakhiri puasa golnnya. Dia memuji semangat pantang menyerah yang ditunjukkan pemainnya itu.

“Luar biasa Cristiano Ronaldo mencetak gol, dan bahwa dia melakukannya tiga kali itu jauh lebih baik. Kami senang dengan performanya,” ujar Zidane seperti dikutip dari Sky Sports.

“Kami akan selalu memintanya mencetak gol tapi dia bagus dalam setiap aspek. Semoga tetap seperti itu. Dia sangat sabar dan menunjukkannya hari ini bawa dengan kerja keras segalanya mungkin.”

Tak cuma Ronaldo, performa Madrid juga mendapat sanjungan dari Zidane. Los Blancos dinilainya melewati sukses ujian karakter dengan membalikkan keadaan atas Alaves.

“Saya senang dengan pertandingannya. Saya terkesan dengan kegigihan yang kami tunjukkan karena babak pertama dan awal babak kedua tidak mudah,” ucap Zidane.

“Itu adalah kemenangan yang sulit karena lawan tampil sangat baik tapi saya pikir ini pantas. Anda tidak menjuarai La Liga tanpa sedikit menderita — itu tidak mungkin — dan hari ini kami menunjukkan kami bisa menderita menghadapi lawan berat.”

“Kami menjaga ketenangan dan kami mengalami beberapa periode sulit. Berpikir bahwa Anda adalah Real Madrid tidak membawa Anda memenangi pertandingan. Alaves sangat menyulitkan,” katanya.

Awal Musim Paling Sengit Sepanjang Sejarah Premier League

Jakarta – Sembilan pekan terlalui, persaingan papan atas ekstra ketat dengan lima tim cuma terpaut satu angka. Inikah awal musim tersengit di Premier League?

Menjelang pekan ke-10 di akhir pekan ini, Manchester City masih bertahan di puncak klasemen dengan poin 20. Tapi The Citizens bukan satu-satunya klub dengan jumlah poin tersebut karena Arsenal dan Liverpool juga sudah mengumpulkan nilai yang sama.

Awal Musim Paling Sengit Sepanjang Sejarah Premier League

Awal Musim Paling Sengit Sepanjang Sejarah Premier LeagueCuma selisih gol yang membedakan ketiganya. City punya selisih gol +11, Arsenal +10, dan Liverpool +9.

Namun persaingan bukan cuma punya mereka bertiga karena Chelsea dan Tottenham Hotspur di urutan empat dan lima cuma terpaut satu angka. The Blues lebih unggul dengan selisih gol +10, sementara The Lilywhites punya selisih gol +9.

Meski kompetisi baru berjalan sembilan pekan, sengitnya persaingan di papan atas ini membuat kompetisi menjadi juara sangat sulit diprediksi.

“Saya bukan petaruh, tapi jika saya suka bertaruh maka saya tidak akan bertaruh pada siapa yang akan jadi juara. Itu berisiko besar akan membuat Anda kehilangan uang dalam jumlah besar,” ucap Jose Mourinho saat ditanya soal rivalitas musim ini.

Sementara itu BBC mencatat kalau tidak pernah sebelumnya terjadi ada lima tim di posisi teratas klasemen hanya berjarak satu poin setelah melewati sembilan pekan. Jarak terdekat antara lima posisi teratas setelah melewati jumlah pertandingan yang sama adalah tiga poin, itu terjadi di 1996/1997, 1997/1998, 2000/2001 dan 2001/2002.

Sementara jarak terjauh yang pernah tercatat antara urutan satu dan lima setelah sembilan pekan adalah 11 poin. Arsenal melakukannya di 2004/2005.

Kalahkan City, Momentum MU Mulai Rangkai Kemenangan

Manchester – Manchester United mendapatkan suntikan kepercayaan diri yang besar usai mengalahkan Manchester City. Mereka kini bertekad merangkai hasil-hasil positif.

MU menang tipis 1-0 atas rival sekotanya, City, kala berhadapan di babak keempat Piala Liga Inggris, Kamis (27/10/2016) dinihari WIB. Hasil itu menjadi obat atas kekalahan menyakitkan 0-4 dari Chelsea di Premier League akhir pekan lalu.

Kalahkan City, Momentum MU Mulai Rangkai Kemenangan

Kalahkan City, Momentum MU Mulai Rangkai KemenanganKalahkan City, Momentum MU Mulai Rangkai Kemenangan

Secara keseluruhan, kemenangan atas City juga dirasa menjadi dorongan motivasi yang besar mengingat belakangan ini mereka dalam sorotan. Sebelum mengatasi City, MU cuma menang satu kali dalam empat laga terakhirnya yakni atas Fenerbahce.

Selain kalah dari Chelsea, ‘Setan Merah’ berimbang kontra Stoke City dan Liverpool. Bek kiri MU Luke Shaw merasa momentum bagus ini tak boleh dilepaskan begitu saja.

“Kemenangan itu sungguh penting. Kami memang fokus ke Manchester City menuju ke pertandingannya, tapi kami sejak awal tahu betapa besarnya pertandingan itu,” katanya dikutip Sky Sports.

“Kita melihat Guardiola mengatakan bahwa partai ini seperti sebuah final dan bagi kami, itulah yang terasa untuk kami dan mendapatkan kemenangan itu berarti besar.”

“Saya rasa itu adalah sebuah dorongan kepercayaan diri yang besar setelah hasil yang jelas mengecewakan, kami bangkit, mendapatkan kemenangan, dan sekarang perlu melaju dalam rangkaian kemenangan, kalau boleh saya bilang,” imbuhnya.

MU berikutnya akan menghadapi Burnley di Old Trafford, Satbu (29/10) pada lanjutan Premier League.

Kata Ibra Soal Rivalitas MU dan City

Kata Ibra Soal Rivalitas MU dan City – Manchester – Zlatan Ibrahimovic menyadari derby Manchester bakal sangat panas meski bukan laga final sebuah turnamen. Dia juga mengomentari fans City dengan gaya khasnya. Seperti apa?

Ibrahimovic merasakan hidup baru di Manchester sejak musim panas tahun ini. Sepanjang karier profesionalnya, Manchester United menjadi klub Inggris pertama dia.

Kata Ibra Soal Rivalitas MU dan CityDerby Manchester yang mempertemukan dua tim bertetangga itu selalu panas dan sengit. Ibra telah menjalani satu pengalaman dalam duel di Old Trafford. Apes buat Ibra, meski berhasil cetak satu gol tapi MU kandas 1-2 dalam laga itu.

Tapi setidaknya dari derby pertamanya itu Zlatan mendapatkan pengalaman.

“Tentu saja, semuanya baru buat saya dalam derby ini. Saya turut bermain dalam pertandingan itu dan melihat bagaimana jalannya pertandingan. Ini sebuah rivalitas antara dua tim dari kota yang sama–satu berwarna biru, satu lainnya merah. Kalian akan selalu berhasrat untuk menjadi bos dalam laga itu,” kata Ibra seperti dikutip situs resmi klub.

“Saya mempunyai pengalaman serupa dalam pertandingan seperti ini. Saya pernah tampil dalam laga-laga seperti ini di liga-liga Eropa lainnya, ya pertandingan yang mirip, salah satu aspek yang serupa soal tensinya. Saya sering keluar sebagai pemenang dalam momen-momen seperti ini, so mari berharap momen kali ini saya juga bisa jadi pemenangnya,” tutur dia.

Bagaimana Ibra melihat fans City yang juga ada di seantero kota Manchester?

“Saya sudah bertemu banyak fans City, tapi mereka mendadak jadi fans United ketika ketemu saya!” canda Ibra.

Derby Manchester akan dilakoni Ibra lagi dini hari nanti. Seperti pertemuan jilid pertama, MU akan berstatus ruan rumah.

Messi Diyakini Bakal Kembali ke Newell’s Usai Piala Dunia 2018

Messi Diyakini Bakal Kembali ke Newell’s Usai Piala Dunia 2018 – Rosario – Isu seputar Lionel Messi bakal kembali ke Newell’s Old Boys ditanggapi salah satu pemainnya, Maxi Rodriguez, yang yakin hal itu bakal terwujud usai Piala Dunia 2018.

Sebelum dibawa Barca ke Eropa pada umur 13 tahun, Messi memang belajar main bola di akademi Newells, klub yang terletak di kampung halamannya di Rosario, Argentina.

messi-diyakini-bakal-kembali-ke-newells-usai-piala-dunia-2018Sayangnya, Messi tak pernah bermain di utama dan lantas melanjutkan kariernya di akademi La Masia hingga namanya mendunia seperti sekarang dengan torehan lima gelar Ballon d’Or.

Maka wajar jika isu seputar Messi bakal kembali ke Newell’s selalu mengemuka setiap musimnya. Apalagi dalam beberapa pekan terakhir mengingat Messi belum memastikan betul kelanjutan kariernya setelah kontraknya di Barca tuntas 2018 mendatang, dan tidak ada tanda-tanda bakal diperpanjang sampai saat ini.

Namun, keyakinan tinggi dimunculkan kubu Newell’s oleh salah satu pemainnya, Maxi Rodriguez, yang juga sempat malang melintang di Eropa. Menurut Maxi, Messi akan kembali ke Argentina selepas Piala Dunia 2018.

“Semoga saja suatu hari kami bisa berkesempatan melihat Messi bermain untuk Newell’s,” tutur Maxi kepada Tyc Sports seperti dikutip Soccerway.

“Saya rasa jika hal itu terjadi, maka setelah Piala Dunia 2018 di Rusia. Saya pikir itu tidak akan terjadi sebelum Piala Dunia,” sambungnya.

“Ketika kami mendengar soal komentar Messi yang mengatakan bahwa dia ingin kembali ke Newell’s suatu hari, klub pun melakukan revolusi total,” tutup Maxi.

Inilah 30 Kandidat Peraih Ballon d’Or 2016

Inilah 30 Kandidat Peraih Ballon d’Or 2016 – Paris – Daftar berisikan kandidat peraih penghargaan Ballon d’Or telah dirilis. Dari 30 nama pesepakbola top, Real Madrid mengirim enam pemain alias yang terbanyak.

Dalam daftar pemain yang diumumkan France Football, Senin (24/10/2016), Madrid diwakili oleh Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Luka Modric, Toni Kroos, Sergio Ramos, dan Pepe. Mereka merupakan pemain-pemain kunci bagi klubnya dalam memenangi trofi Liga Champions musim lalu.

Dari kubu rival, Barcelona, mengirim empat pemain yaitu trio MSN: Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar serta gelandang senior Andres Iniesta. Di banding tiga rekannya, Messi, lebih diunggulkan karena tidak hanya meraih trofi domestik bersama Barca tapi juga membawa Argentina ke final Copa America Centenario.

Inilah 30 Kandidat Peraih Ballon d’Or 2016

Inilah 30 Kandidat Peraih Ballon d'Or 2016

Empat pemain Bayern Munich juga masuk dalam nominasi. Mereka adalah Robert Lewandowski, Manuel Neuer, Thomas Mueller, dan Arturo Vidal.

Sementara Atletico Madrid dan Juventus masing-masing memiliki tiga pemain, yakni Koke, Diego Godin, dan Antoine Griezmann. Kemudian Gianluigi Buffon, Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain.

Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, Sergio Aguero juga masuk dalam daftar ini. Sedangkan striker Leicester City Jamie Vardy menjadi satu-satunya pemain Inggris yang berada di jajaran pemain elite ini.

Penghargaan individu prestisius pada tahun ini akan dinilai oleh sebuah panel jurnalis saja. Menyusul berakhirnya kerjasama antara FIFA dan France Football setelah enam tahun.

Di antara 2010 hingga 2015, penghargaan pemain terbaik dunia digabungkan menjadi FIFA Ballon d’Or. Pemenang penghargaan itu ditentukan oleh hasil pemungutan suara yang dilakukan oleh para manajer, kapten tim nasional dan jurnalis.

Pemenang penghargaan ini akan diumumkan pada 13 Desember mendatang. Demikian dilansir ESPN FC.

Daftar lengkap kandidat peraih Ballon d’Or 2016

Sergio Aguero (Manchester City), Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund), Gareth Bale (Real Madrid), Gianluigi Buffon (Juventus), Cristiano Ronaldo (Real Madrid), Kevin de Bruyne (Manchester City), Paulo Dybala (Juventus), Diego Godin (Atletico Madrid), Antoine Griezmann (Atletico Madrid), Gonzalo Higuain (Juventus), Zlatan Ibrahimovic (Manchester United), Andres Iniesta (Barcelona), Koke (Atletico Madrid), Toni Kroos (Real Madrid), Robert Lewandowski (Bayern Munich), Hugo Lloris (Tottenham Hotspur), Riyad Mahrez (Leicester City), Lionel Messi (Barcelona), Luka Modric (Real Madrid), Thomas Muller (Bayern Munich), Manuel Neuer (Bayern Munich), Neymar (Barcelona), Dimitri Payet (West Ham), Pepe (Real Madrid), Paul Pogba (Manchester United), Rui Patricio (Sporting Lisbon), Sergio Ramos (Real Madrid), Luis Suarez (Barcelona), Jamie Vardy (Leicester City), Arturo Vidal (Bayern Munich).